Friday, July 07, 2006

London Remembers

Satu tahun lalu, gw masih di Jakarta. Gw masih di kantor dan mesti jadi produser buat siaran malamnya Irvan.



Lalu tiba-tiba dwaaarrr, semuanya berubah.



Ribuan kilometer dari Jalan Utan Kayu 68h, bom meledak di London. Jelas, fokus siaran langsung berubah. Gw buru-buru ngecek email dan nyari nomor telfon Mark Hobart, khawatir dia kenapa-kenapa. Lalu buru-buru telfon Boetje, yang tahun lalu masih di London, buat jadi nara sumber. Meskipun Boetje ternyata gak ada di lokasi kejadian, dia langsung ngasih nomor telfon temennya buat diwawancara. Semua yang ada di kantor langsung sibuk nyari nomor telfon siapa pun, kenal gak kenal, yang ada di London buat diwawancara.



Satu tahun lewat sudah.

Jam 12 siang tadi, ada waktu berkabung selama dua menit. Minutes of silence. Walikota London Ken Livingstone datang ke peringatan satu tahun bom 7/7 di stasiun Kings Cross. Di stasiun itu dibuat Kings Cross Memorial Garden, di mana orang-orang bisa menaruh bunga bagi mereka yang meninggal akibat bom. Sementara di Russel Square, bunga berjajar di depan stasiun. Orang-orang yang lalu lalang menyempatkan diri berhenti sebentar di depan jajaran bunga. Sekadar melongok pesan yang ditulis di karangan bunga tersebut, sekadar ingin tahu, juga mungkin berdoa.

London remembers.





0 Comments:

Post a Comment

<< Home